Minggu, 03 Maret 2019

Menurut Vitalik Buterin: ETH Merupakan Solusi Untuk Fungsi Terbatas Bitcoin

Menurut Vitalik Buterin: ETH Merupakan Solusi Untuk Fungsi Terbatas Bitcoin

Co-founder Ethereum (ETH) Vitalik Buterin menyatakan bahwa ia sedang mencoba untuk menyelesaikan fungsionalitas terbatas Bitcoin (BTC) dengan menciptakan Ethereum, menurut sebuah wawancara yang dilakukan oleh Business Insider yang diterbitkan pada 28 Februari.

Selama sesi wawancara, Vitalik Buterin mengibaratkan Bitcoin sebagai kalkulator plot key, Bitcoin melakukan satu hal dan itu berfungsi dengan baik, sementara ia mengibaratkan Ethereum seperti smartphone, yang dapat menjalankan aplikasi yang mampu melakukan hampir semua hal, termasuk bertindak sebagai kalkulator plot key.

Buterin menyimpulkan dengan mendefinisikan solusinya dalam sebuah kalimat:

“Jadi [yang saya lakukan adalah] pada dasarnya mengambil jenis [smartphone] yang sama untuk meningkatkan kekuatan sistem dengan membuatnya lebih umum atau general dan menerapkannya pada blockchain.”

Buterin menyatakan bahwa investasi crypto-nya secara eksklusif dikhususkan untuk jaringan Ethereum, dengan total kepemilikan non-ETH – terdiri dari Bitcoin Cash (BCH), Bitcoin, Dogecoin (DOGE) dan Zcash (ZEC) – terhitung kurang dari 10 persen dari nilai kepemilikan Ethereum-nya.

Pada bulan Desember tahun lalu, Buterin telah menyatakan bahwa blockchain masa depan dengan sharding yang berbasis proof-of-stake akan “ribuan kali lebih efisien,” dan bahwa aplikasi non-finansial akan menggunakan transaksi yang lebih murah akan menjadi “cerita besar.”

The post Menurut Vitalik Buterin: ETH Merupakan Solusi Untuk Fungsi Terbatas Bitcoin appeared first on .

Team Dev Core Ethereum Sedang Mencari Seorang Koordinator Hard Fork Yang Baru

Team Dev Core Ethereum Sedang Mencari Seorang Koordinator Hard Fork Yang Baru

Pengembang inti Ethereum (ETH) membahas perlunya koordinator hard fork yang baru – atau peningkatan jaringan – selama pertemuan pengembang inti pada 1 Maret lalu.

Menurut laporan yang dipublikasikan oleh Cointelegraph pada Februari lalu, Afri Schoeden, manajer rilis di perusahaan infrastrukturEthereum Parity Technologies, telah keluar dari semua proyek Ethereum.

Keluarnya Afri Schoeden membuat para pengembang inti Ethereum pada hari Jumat berkumpul dan membahas mengenai pencarian kandidat baru sebagai koordinator hard fork dan definisi peran, yang akan mencakup beberapa tugas yang dulu diemban oleh Schoeden. Manajer Ethereum Foundation’s community relation, Hudson Jameson, mendefinisikan apa yang akan dilakukan koordinator hard fork mereka selama panggilan pertemuan pengembang:

“Koordinator hard fork menurut saya memutuskan tanggal untuk mengajukan EIP [Ethereum Improvement Proposal] untuk dipertimbangkan, memutuskan EIP tersebut, implementasi dan pengujian, dan memutuskan hari hard fork tersebut akan dibuat.”

Pada 28 Februari 2019, hard fork Ethereum Constantinople dan St. Petersburg, keduanya telah berhasil diaktifkan di blok 7.280.000.

The post Team Dev Core Ethereum Sedang Mencari Seorang Koordinator Hard Fork Yang Baru appeared first on .

Sabtu, 02 Maret 2019

Penambang Cryptocurrency Mendapatkan 70 Miliar Rupiah Per Bulan Dengan Menambang Block Kosong

Kasus Pencurian Dana: Ternyata Dompet QuadrigaCX Sudah Kosong Dan Tidak Digunakan Sejak April 2018

Kasus Pencurian Dana: Ternyata Dompet QuadrigaCX Sudah Kosong Dan Tidak Digunakan Sejak April 2018

Firma audit Big Four, Ernst & Young (EY) merilis sebuah laporan “Third Report of the Monitor” dalam proses perlindungan kreditor bursa crypto Kanada QuadrigaCX pada 1 Maret 2019.

Dalam laporan tersebut, perusahaan audit telah mengidentifikasi enam dompet crypto secara terpisah yang digunakan terutama untuk menyimpan Bitcoin (BTC). Selain dari satu transaksi Bitcoin yang berjumlah hampir $ 500.000, tidak ada aktifitas setoran atau deposit kembali di dompet tersebut sejak April 2018. Laporan tersebut menyatakan:

“Hingga saat ini, para Pemohon tidak dapat mengidentifikasi alasan mengapa Quadriga mungkin berhenti menggunakan Cold Wallet Bitcoin yang Diidentifikasi untuk melakukan setoran pada bulan April 2018, namun, Pengawas dan Manajemen akan terus meninjau basis data Quadriga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.”

Awal Februari, bursa tersebut mengajukan perlindungan kreditor – setelah pendirinya Gerald Cotten meninggal ditambah cold wallet dan private key juga tidak dapat diakses karena hilang. Sejak itu, bursa pertukaran, pengadilan, EY dan penyelidik telah menavigasi proses yang masih cenderung berbelit-belit untuk memastikan ke mana dana itu pergi kemana.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa, dalam proses penyelidikannya, EY telah menemukan 14 akun pengguna yang “telah dibuat di luar proses normal oleh Quadriga” dan di buat dengan nama alias. Menurut laporan:

“… Akun yang Diidentifikasi dibuat secara internal tanpa basis pelanggan yang sebenarnya itu digunakan untuk berdagang di platform Quadriga. [EY] selanjutnya menduga bahwa setoran ke dalam Akun Identifikasi tersebut mungkin dibuat secara palsu dan selanjutnya digunakan untuk berdagang di platform Quadriga.”

Menurut investigasi, mereka juga berusaha untuk mengamankan data transaksi dan saldo akun dari platform, yang disimpan di sebuah cloud oleh Amazon Web Services. Namun pihak AWS menolak untuk membocorkan data tersebut:

“Karena akun tersebut adalah akun pribadi atas nama Mr. Cotten, AWS mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan Laporan terkait hal tersebut dengan akses ke Akun AWS untuk melihat salinan data yang hosting amankan.”

Dengan kasus yang masih berbelit-belit ini, awal pekan ini bursa cryptocurrency Kraken menawarkan hadiah sebesar $ 100.000 sebagai hadiah untuk siapa saja yang dapat melacak dana QuadrigaCX yang hilang tersebut. Hadiah dalam bentuk mata uang digital ataupun fiat. Kraken menyatakan, “Semua petunjuk yang dikumpulkan oleh Kraken akan diberikan kepada FBI [Biro Investigasi Federal], RCMP [Royal Canadian Mounted Police] atau otoritas penegak hukum lainnya, yang memiliki kepentingan aktif dalam kasus ini.”

The post Kasus Pencurian Dana: Ternyata Dompet QuadrigaCX Sudah Kosong Dan Tidak Digunakan Sejak April 2018 appeared first on .

Kondisi Pasar Crypto: BNB dan Litecoin Tetap Kuat Saat Market Kembali Memerah

Jumat, 01 Maret 2019

ExxonMobil, Chevron dan Lima Perusahaan Global Oil dan Gas Lainnya Membentuk Konsorsium Blockchain

ExxonMobil, Chevron dan Lima Perusahaan Global Oil dan Gas Lainnya Membentuk Konsorsium Blockchain

Tujuh perusahaan minyak dan gas global, termasuk ExxonMobil dan Chevron, telah membentuk sebuah kemitraan konsorsium blockchain, menurut siaran pers yang keluar pada tanggal 26 Februari 2019 kemarin.

Konsorsium itu disebut dengan Oil & Gas Blockchain Consortium, yang berada di bawah Offshore Operators Committee (OOC), bermaksud untuk melakukan proofs of concept (PoC) untuk mengeksplorasi dan menerapkan manfaat dari blockchain, serta berkontribusi pada adopsi global teknologi blockchain.

Menurut press rilis, konsorsium tersebut merupakan inisiatif pertama dari jenisnya di industri minyak dan gas di Amerika Serikat.

Anggota pendiri termasuk Chevron dan ExxonMobil, merupakan dua dari 10 perusahaan minyak dan gas terbesar didunia, berdasarkan pendapatan 2017 masing-masing $ 237 miliar dan $ 134 miliar. Dewan OOC juga termasuk ConocoPhillips yang berbasis di AS, Pioneer Natural Resources, Hess, Norwegian Equinor, dan Spanish Repsol.

Rebecca Hofmann, ketua dewan direksi OOC, mengatakan bahwa menciptakan konsorsium adalah langkah penting menuju pembentukan dasar untuk standar, kerangka kerja dan kemampuan yang berorientasi pada blockchain untuk industri minyak dan gas.

Pada 25 Februari, Vakt, platform post-trade untuk minyak atau oil yang sudah menggunakan blockchain, mendaftarkan empat klien baru, yang meliputi BP, Shell dan Total, serta raksasa industri Chevron, Equinor dan Reliance Industries. Dirancang untuk meningkatkan perdagangan komoditas dan mengurangi dokumen, Vakt diluncurkan pada November 2018.

Sebelumnya pada bulan Februari, mantan eksekutif JPMorgan Chase, Etienne Amic ditunjuk sebagai CEO baru Vakt.

The post ExxonMobil, Chevron dan Lima Perusahaan Global Oil dan Gas Lainnya Membentuk Konsorsium Blockchain appeared first on .

Ada Hadiah Sebesar 1,4 Milyar Rupiah, Dengan Mengikuti Kompetisi Uji Test Decentralized Exchange