Minggu, 05 Januari 2020

2019 Catatkan Kenaikan 176% Hash Rate Bitcoin, All-Time High 119 EH/s

2019 Catatkan Kenaikan 176% Hash Rate Bitcoin, All-Time High 119 EH/s

Hash Rate Bitcoin (mining) capai tingkat tertinggi terbarunya (all-time high), 119 EH/s

Hash Rate mining Bitcoin capai level tertinggi barunya, 119 EH/s di Malam Tahun Baru kemarin, alami peningkatan sebesar 176% sepanjang tahun 2019 meskipun paruh kedua tahun ini harga BTC relatif bearish. Catatan hash rate baru ini setara dengan 119.000 PH/s, 119 juta TH/detik, 119 miliar GH/detik, atau 119 triliun MH/detik.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Harga Bitcoin Meroket Ke 7450 Dollar Adalah Awal Langkah Bullishnya

Meningkatnya atau besarnya hash rate bisa menjadi indikator penting bahwa jaringan Bitcoin akan semakin aman, tentunya jaringan Bitcoin akan lebih aman daripada jaringan yang sebelumnya.

Peningkatan hash rate menuntut penambang untuk bijak saat menjual BTC, dan cenderung menunggu sampai harga Bitcoin meningkat untuk menjualnya, penambang juga harus siap menambang Bitcoin dengan sedikit atau bahkan tanpa meraup keuntungan sekalipun.

Namun kebanyakan para penambang akan melakukan holding atau menyimpan hasil tambangnya (BTC) dan menunggu harga melambung lalu menjualnya. Tapi ada sebagian penambang malah memilih untuk tutup operasi karena usaha dan hasilnya tak sepadan.

Tapi ada satu moment yang kini sedang dinanti-nanti para bitcoiners bersama yaitu Halving. Halving atau block halving kali ini akan jatuh di bulan Mei 2020. Dan biasanya, saat event halving ini berlangsung seperti di masa-masa yang lalu BTC juga melakukan reli harga besar-besaran. Sebabnya mungkin karena block halving secara drastis mengurangi pasokan pasar Bitcoin dan sementara permintaan pasar terus naik.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Mantan Eksekutif Barclays Bakal Dirikan Bank Crypto Pertama di Inggris Yang Beregulasi

The post 2019 Catatkan Kenaikan 176% Hash Rate Bitcoin, All-Time High 119 EH/s appeared first on .

Mantan Eksekutif Barclays Bakal Dirikan Bank Crypto Pertama di Inggris Yang Beregulasi

Mantan Eksekutif Barclays Bakal Dirikan Bank Crypto Pertama di Inggris Yang Beregulasi

Mantan eksekutif Barclays dan Starling Bank, Mark Hipperson, berencana untuk meluncurkan bank crypto yang beregulasi di tahun 2020.

Bank Crypto tersebut dijuluki Ziglu, proyek ini bertujuan untuk menyimpan banyak mata uang dan berfungsi sebagai tempat konversi crypto secara instan (point of sale).

Salah satu pendiri dan mantan CTO di Starling Bank, serta mantan wakil CTO dan Kepala Teknologi di Barclays Group, Mark Hipperson berencana untuk meluncurkan bank digital crypto di kuartal pertama tahun 2020 ini. Proyek ini, dijuluki Ziglu, yang akan memberikan fasilitas ke para pelanggan kemampuan untuk menyimpan dan mentransfer dana (fiat dan crypto).

Baca Artikel Terkait Lainnya: Harga Bitcoin Meroket Ke 7450 Dollar Adalah Awal Langkah Bullishnya

Menurut laporan yang ada, pengguna dapat membeli dan menjual mata uang asing dengan kurs interbank. Pengguna juga dapat membeli dan menjual cryptocurrency dengan biaya murah dari bursa yang berbeda.

Status dari situs web Ziglu:

“Tidak akan ada transaksi yang sulit, dan tidak ada lagi tarif rip-off atau biaya. [..] Kami telah membangun akun yang mematahkan semua batasan mata uang – geografis dan teknologi – dan membuat Anda sepenuhnya mengendalikan uang Anda seperti yang ingin Anda lakukan dengan uang tersebut.”

Ziglu juga menawarkan kepada pengguna terkait manfaat kartu debit Mastercard untuk tujuan menghabiskan uang dengan mata uang yang berbeda. Ketika menggunakan uang crypto, kartu debit akan segera mengkonversi mata uang tersebut secara instan pada saat transaksi berlangsung.

Hipperson telah memimpin proyek ini sejak September 2018 silam. Perusahaan juga telah mengajukan dokumen legalisasi ke Financial Conduct Authority (FCA) untuk mengeluarkan uang elektronik. Bank saat ini hanya beroperasi di Inggris, dan akan tersedia untuk pengguna yang berusia minimal 18 tahun.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Institut Bankir Hong Kong Masukkan Enam Bank Virtual Sebagai Anggota Perusahaan

The post Mantan Eksekutif Barclays Bakal Dirikan Bank Crypto Pertama di Inggris Yang Beregulasi appeared first on .

Sabtu, 04 Januari 2020

Harga Bitcoin Meroket Ke 7450 Dollar Adalah Awal Langkah Bullishnya

Harga Bitcoin Meroket Ke 7450 Dollar Adalah Awal Langkah Bullishnya

Selama beberapa jam terakhir, Bitcoin (BTC) baru saja meroket melewati level 7.400 dollar. Pada saat ini, BTC diperdagangkan pada kisaran harga 7.500, altcoin juga mengikutinya (positif).

Seperti yang sudah di bahas sebelumnya dalam Bitcoin News Indonesia, para analisis memperkirakan kenaikan Bitcoin akan terus berlanjut kedepannya, dan beberapa analis juga mengatakan bahwa BTC bisa capai harga 9.000 dollar akhir bulan Januari ini.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Ini Alasan Bitcoin Siap Reli 25%, Tembus 9,000 Dollar Dalam Beberapa Minggu Mendatang

Bitcoin Menyiapkan Roketnya Dan Siap Meluncur

Trader cryptocurrency dan valas atau forex, Livercoin memposting sebuah tweet Sabtu kemarin, ia percaya Bitcoin diperdagangkan persis seperti pola textbook Wyckoff Reaccumulation-esque selama beberapa hari terakhir.

Pola textbook tersebut, menunjukkan bahwa BTC akan menembus level lebih tinggi dan lebih tinggi lagi dalam beberapa hari mendatang.

Senada terkait bullish BTC, analis lain juga memposting grafik di bawah ini. Ia mencatat jika BTC dapat mematahkan neckline dari pola inverse head dan shoulders yang terbentuk selama lima minggu terakhir, yang nampaknya akan berhasil, BTC bakal naik 15% untuk mencapai 8.500 dollar dalam beberapa minggu mendatang.

Bitcoin telah menembus neckline selama beberapa jam terakhir ini dan terlihat langkah Ichimoku Cloud end-to-end, BTC siap melonjak lebih tinggi lagi ke target yang disebutkan sebelumnya.

Ditambah, Su Zhu, chief executive officer valas dan dana crypto Three Arrows Capital, baru-baru ini berkomentar di Twitter bahwa ia meyakini harga Bitcoin di tahun 2020 terlihat agak bullish.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Institut Bankir Hong Kong Masukkan Enam Bank Virtual Sebagai Anggota Perusahaan

The post Harga Bitcoin Meroket Ke 7450 Dollar Adalah Awal Langkah Bullishnya appeared first on .

Venezuela: Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin

Venezuela: Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin

Bitcoin (BTC) kini sudah menjadi keluarga Burger King di Venezuela. Burger King kini sudah membuka pembayaran cryptocurrency di warung makanan cepat saji tersebut.

Dari sebuah tweet yang tertanggal 30 Desember 2019, salah satu cabang Burger King di wilayah Sambil, Caracas telah menerima Bitcoin serta altcoin seperti Ether (ETH), Litecoin (LTC), Binance Coin (BNB) dan Dash (DASH), serta stablecoin Tether (USDT).

Baca Artikel Terkait Lainnya: Burger King Terima Bitcoin Untuk Pesanan Onlinenya Saja

Total sebanyak 40 lokasi warung makan cepat saji Burger King akan menerima pembayaran cryptocurrency (cryptobuyer) di tahun 2020 ini, menurut postingan blog dari eksekutif Dash.

Cryptobuyer merupakan sebuah startup gateway merchant cryptocurrency yang berbasis di Panama yang juga menjalankan ATM Bitcoin. Cryptobuyer menawarkan sebuah konversi dana cryptocurrency untuk bisnis, yang kemudian dibayarkan dalam mata uang fiat.

“Kami senang mengumumkan aliansi komersial kami dengan @BurgerKingVE,” tulis @cryptobuyer dalam twitter.

Venezuela yang mengalami gejolak ekonomi besar, akhirnya memunculkan upaya untuk meningkatkan penggunaan mata uang digital. Pemerintah juga telah menghindari metode pembayaran borderless, dan memberlakukan pembatasan berat pada akses mata uang asing.

Petro, cryptocurrency yang didukung negara Venezuela, merupakan senjata pilihan resmi untuk memerangi krisis yang terjadi di negara tersebut. Seperti yang dikabarkan, Petro sekarang adalah satu-satunya mata uang yang diterima untuk beberapa layanan penting, seperti paspor.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Ini Alasan Bitcoin Siap Reli 25%, Tembus 9,000 Dollar Dalam Beberapa Minggu Mendatang

The post Venezuela: Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin appeared first on .

Ini Alasan Bitcoin Siap Reli 25%, Tembus 9,000 Dollar Dalam Beberapa Minggu Mendatang

Ini Alasan Bitcoin Siap Reli 25%, Tembus 9,000 Dollar Dalam Beberapa Minggu Mendatang

Sepanjang musim liburan, Bitcoin masih saja berada di level 7.000 dollar, terjebak dalam support makro di pertengahan 6.000 dollar dan resisten 7.000 dollar.

Ada beberapa orang dan analis mengatakan bahwa tak tertembusnya level resisten ini menunjukkan adanya sinyal pembalikan harga kedepannya ke kisaran 6.000 dollar, lalu 5.000 dollar, namun sentimen yang berkembang kini malah menunjukkan bahwa BTC dapat naik kekisaran 8.000 dan 9.000 dollar dalam beberapa minggu mendatang.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Tren Ini Isyaratkan Bahwa Harga Bitcoin Bakal Capai 9.000 Dollar Januari ini

Untuk menambah kepercayaan terkait narasi ini, sentimen bahwa BTC akan berharga kisaran 9.000 dollar pada bulan ini telah didukung oleh sejumlah analisis teknis sebagai berikut.

Akhir Januari BTC Bernilai 9.000 Dollar

Seorang trader Cryptocurrency bernama Velvet, Jumat kemarin memposting sebuah analisis, yang menunjukkan bahwa ia percaya Bitcoin saat ini berada di Pola textbook Wyckoff Accumulation: penurunan kuat, pemulihan, dan penembusan palsu dibatasi oleh resistensi, penurunan untuk menetapkan dasar baru lebih rendah daripada aslinya, upaya gagal untuk menembus resistensi di masa lalu, kemudian goyangan terakhir sebelum lonjakan naik kembali ke level pra-penurunan.

Seperti yang diperlihatkan oleh Velvet, Bitcoin sedang dalam fase akhir dari pola tersebut, dengan harga yang baru-baru ini turun ke kisaran 6.800 dollar. Jika pola textbook technical analysis ini bermain persis seperti studi Richard Wyckoff, seorang teknisi terkenal, mengatakan, BTC kemungkinan akan menembus 9.000 dollar atau mungkin 10.000 dollar pada akhir Januari.

Pernyataan Velvet bahwa Bitcoin berada di tengah-tengah pola Wyckoff Spring/Accumulation bukanlah satu-satunya yang menyuarakan bahwa BTC mampu naik ke kisaran harga 9.000 dollar atau lebih tinggi lagi.

Menurut laporan sebelumnya, minggu pertama di setiap bulan Januari selama tiga tahun terakhir memperlihatkan pergerakan harga Bitcoin yang terus meledak-ledak, seperti yang di utarakan oleh seorang trader SalsaTekila. DI tahun 2017, BTC naik sebesar 21,9% selama tujuh hari pertama tahun 2017; lalu tahun 2018, naik sebesar 24,3%; dan ditahun 2018 sebesar 11,8%.

Dan saat ini mungkinkah pola yang sama akan ikut bermain? Jika iya, Bitcoin tentunya bisa melakukan lonjakan harga menuju 8.000 dan 9.000 dollar.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Iran: Bitcoin Disana Berharga 24.000 Dollar AS Per BTC

The post Ini Alasan Bitcoin Siap Reli 25%, Tembus 9,000 Dollar Dalam Beberapa Minggu Mendatang appeared first on .

Institut Bankir Hong Kong Masukkan Enam Bank Virtual Sebagai Anggota Perusahaan

Institut Bankir Hong Kong Masukkan Enam Bank Virtual Sebagai Anggota Perusahaan

Institut Bankir Hong Kong (HKIB) telah memasukkan enam bank virtual sebagai anggota perusahaan, 2 Januari 2020.

HKIB merupakan lembaga non-profit yang memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada organisasi perbankan di Hong Kong. Bank terakhir yang bergabung dengan HKIB adalah Airstar Bank Limited, Fusion Bank Limited, Livi VB Limited, Ping An OneConnect Bank (Hong Kong) Limited, SC Digital Solutions Limited dan WeLab Bank Limited.

Era Baru Bagi Sektor Perbankan

Mengomentari berita itu, Carrie Leung, CEO HKIB, mengatakan bahwa peluncuran bank virtual ini menandai era baru bagi pengembangan sektor perbankan di wilayah tersebut.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Iran: Bitcoin Disana Berharga 24.000 Dollar AS Per BTC

“HKIB sekarang menawarkan basis anggota dengan 103 Anggota Korporat dan Afiliasi Korporat, dan lebih dari 6.000 Anggota Perorangan/individu. Dengan pertumbuhan eksponensial di sektor Fintech lokal, kami percaya bahwa lebih banyak bank virtual dan perusahaan Fintech akan melihat pentingnya bergabung dengan komunitas kami di tahun-tahun mendatang.” Tandasnya.

Salah satu tujuan HKIB adalah promosi pengembangan fintech di Hong Kong dengan memberikan pelatihan di bidang keamanan siber, perbankan digital dan bidang terkait. Di tahun 2020, HKIB berencana untuk terus mempromosikan pertukaran bakat dan meluncurkan inisiatif industri untuk mendorong para profesional untuk berpartisipasi dalam program pelatihan fintech, dan beberapa tujuan lainnya.

Perkembangan Fintech di Hong Kong

November 2019, Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) menandatangani Nota Kesepahaman dengan anak perusahaan People’s Bank of China (PBoC). Kesepakatan itu bertujuan untuk menciptakan Proof-of-Concept untuk platform pembiayaan perdagangan mulai Q1 2020, menghubungkan dua proyek yang ada yaitu eTradeConnect HKMA dan Platform Trade Finance PBoC.

Dibulan yang sama, HKMA sedang melakukan penelitian terkait aplikasi mata uang digital bank sentral. Proyek ini dilakukan bersama dengan Hong Kong Interbank Clearing Ltd. dan tiga bank lainnya, serta konsorsium blockchain R3.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Waduh! Ekstensi Ethereum Wallet Dari Browser Chrome Ternyata Menyuntikkan JavaScript Berbahaya

Photo Credit: floriane-vita-unsplash

The post Institut Bankir Hong Kong Masukkan Enam Bank Virtual Sebagai Anggota Perusahaan appeared first on .

Jumat, 03 Januari 2020

Iran: Bitcoin Disana Berharga 24.000 Dollar AS Per BTC

Iran: Bitcoin Disana Berharga 24.000 Dollar AS Per BTC

Penjual lokal di negara Iran lewat platform perdagangan P2P LocalBitcoins saat ini mematok harga sekitar 1 miliar real Iran atau lebih dari 24.000 dollar per Bitcoin (BTC) – di atas level harga tertinggi sepanjang masa yang di cetak pada tahun 2017 kemarin – hal ini dipicu oleh ketegangan yang semakin meningkat antara Washington dan Teheran.

Sumber: LocalBitcoins

Harga Bitcoin Melonjak Naik

Naiknya harga Bitcoin di Iran ini muncul setelah serangan udara di bandara Baghdad yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menewaskan kepala elit Pasukan Pengawal Revolusi Iran, Jenderal Quds, Jenderal Qasem Soleimani.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Kabarnya Bitmain Raksasa Miner Bakal Pecat 50 Persen Karyawannya Di Tahun 2020

Kejadian tersebut telah menyebabkan lonjakan harga minyak global serta Bitcoin yang rebound dari posisi terendah kemarin di kisaran harga 6.850 dollar.

Pendiri outlet analisis crypto Messari Ryan Selkis menjelaskan bahwa premi tersebut mungkin disebabkan oleh orang-orang Iran yang ingin keluar dari mata uang nasional Iran yang terus mengalami depresiasi, terutama di tengah meningkatnya prospek perang dengan AS.

“Bitcoin hampir berharga 24.000 dollar AS di LocalBitcoins hari ini. Tidak mungkin naiknya harga ini tanggapan atas apa yang terjadi dengan militer Iran. Sebaliknya, itu mungkin orang-orang Iran itu sendiri yang tidak bersalah (dan putus asa) sedang mencari jalan keluar dari kekacauan saat ini dan yang akan datang.” tandas Messari Ryan Selkis.

Terbatasnya Akses Internet Serta Perdagangan Bitcoin

Volume perdagangan di negara tersebut yang dilaporkan oleh LocalBitcoins capai titik terendah dalam beberapa bulan terakhir ini. Salah satu penyebabnya karena pemerintah Iran membatasi akses internet di negara tersebut sejak November.

Sumber: Coin.dance

Iran berjanji akan membalas aksi A.S. yang dilakukan pada hari Jumat kemarin yang menewaskan Soleimani, lapor NBC News.

Iran semakin agresif untuk menggunakan mata uang digital, hal ini selaras dengan apa yang dilaporkan oleh Cointelegraph bahwa Iran mengusulkan mata uang digital Muslim sebagai salah satu cara untuk menghadapi dominasi ekonomi Amerika Serikat.

“Dunia Muslim harus merancang langkah-langkah untuk menyelamatkan diri dari dominasi dolar Amerika Serikat dan rezim keuangan Amerika,” kata Presiden Iran Hassan Rouhani.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Dalam Satu Bulan Ethereum Lakukan Hard Fork Sebanyak Dua Kali: Apa Lebihnya?

The post Iran: Bitcoin Disana Berharga 24.000 Dollar AS Per BTC appeared first on .